Visi Dan Misi

[dfd_heading subtitle=”Untuk Bandung Bermartabat” delimiter_settings=”delimiter_style:solid|delimiter_width:80|delimiter_height:2|delimiter_color:%23229cd8″ undefined=”” title_font_options=”tag:h2″ subtitle_font_options=”tag:h4|font_size:16″]7 Kebijakan[/dfd_heading]
[dfd_single_image image_size=”custom” image_width=”300″ image_height=”300″ image=”18260″]
[dfd_accordion style=”style-10″ active_section=”1″ font_size=”14″ active_tab_background=”#5376ba” underline_hover_color=”#95afe2″ tab_text_color=”#6b93e3″ tab_hover_text_color=”#4f5ca8″ tab_active_color_text=”#ffffff” css=”.vc_custom_1505404533123{padding-top: 20px !important;padding-right: 30px !important;padding-bottom: 20px !important;padding-left: 30px !important;background-position: center !important;background-repeat: no-repeat !important;background-size: cover !important;}”]

Kemajuan suatu kota tidaklah terlepas dari kemajuan sumber daya manusianya, yang mana dalam hal ini adalah masyarakat. Kemajuan masyarakat itu sendiri tidaklah terlepas dari fondasi keyakinan dan kepercayaan masyarakat itu sendiri. Dengan fondasi yang kuat, maka terciptalah bangunan yang kuat. Dengan berpegang teguh pada nilai-nilai luhur agamanya, maka akan terbangun mental dan jiwa masyarakat yang sehat, kuat, dan berbudi luhur. Yang mana hal tersebut dapat mewujudkan kesejahteraan baik bagi individu masyarakat itu sendiri maupun bagi kesejahteraan sosial. Maka dari itu, Kota Bandung harus menjadi kota yang masyarakatnya bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa.

Keadilan merupakan suatu hal yang harus didapatkan oleh semua golongan masyarakat tanpa terkecuali. Keadilan dalam hal ini menyangkut pada kesempatan pelaksanaan hak dan kewajiban masyarakat. Pemerataan pembangunan kiranya wajib menjadi perhatian utama dalam kesempatan pelaksanaan hak masyarakat, terutama pemerataan pembangunan yang bersifat spasial. Pembangunan yang cenderung di pusat kota, akan menyebabkan ketimpangan antar daerah. Di sisi lain, upaya peningkatan partisipasi masyarakat dan swasta dalam setiap gerak penyelenggaraan pemerintahan pun sangatlah krusial bagi kesempatan pelaksanaan kewajiban masyarakat. Tingkat partisipasi yang tinggi akan menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, sehingga Kota Bandung bisa menjadi kota yang paling menonjol sisi keadilannya bagi semua golongan masyarakat kota dalam hal kesempatan pelaksanaan hak dan kewajbannya.

Salah satu indikator kemakmuran suatu kota adalah tingkat kesejahteraan masyarakatnya itu sendiri. Baik itu sejahtera secara ekonomi maupun sosial. Permasalahan ekonomi dan sosial yang masih bermunculan tentunya belum mengindikasikan tercapainya kemakmuran kota yang seutuhnya. Salah satu masalah yang sangat penting adalah sulitnya mencari pekerjaan. Tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi masih belum diimbangi dengan penyediaan lapangan pekerjaan yang mumpuni. Untuk itu diperlukan pengelolaan yang tepat serta penerapan strategi yang bijak dalam mengeksplorasi sumber daya lokal sehingga mampu meningkatkan daya beli masyarakat. Basis ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif pun perlu diperkokoh, sehingga ketersediaan lapangan pekerjaan dapat mengimbangi pertumbuhan penduduk. Di sisi lain, penguatan moral, keahlian dan pendidikan masyarakat pun sangat diperlukan untuk membangun masyarakat yang berkualitas tinggi. Dengan bergotong-royong, kita dapat mewujudkan Kota Bandung menjadi kota termakmur di Indonesia dengan masyarakatnya yang sejahtera secara ekonomi maupun sosial.

Kebersihan kota merupakan salah satu aspek penting dalam tata kelola pemerintahan suatu kota. Kinerja Pemerintah Kota Bandung sendiri seyogianya patut kita hargai. Kriteria menjadi kota terbersih di tingkat nasional telah berhasil diraih Kota Bandung selama 3 (tiga) tahun berturut-turut, sejak tahun 2015. Namun demikian, pencapaian tersebut masih belum maksimal. Permasalahan kebersihan masih banyak terjadi di sejumlah daerah di Kota Bandung. Maka dari itu, pencapaian yang telah diraih harus dipertahankan dan dimaksimalkan. Selain itu, diperlukan pula sosialisasi dan regulasi bagi masyarakat untuk memupuk rasa kesadaran dan kepedulian akan kebersihan Kota Bandung. Sehingga terwujudlah Kota Bandung menjadi kota terbersih di tingkat nasional.

Hal yang tidak kalah strategis dan perlu mendapat perhatian adalah masalah-masalah ketertiban di semua aspek kehidupan perkotaan. Salah satu permasalahan utama yang harus diprioritaskan urgensinya adalah masalah kemacetan. Kemacetan di Kota Bandung semakin harinya semakin meresahkan masyarakat dan menimbulkan penurunan produktivitas masyarakat. Yang mana hal tersebut tentunya tidak baik bagi tingkat kesejahteraan masyarakat. Permasalahan lain seperti kejahatan dan pelanggaran terhadap kepentingan umum pun masih banyak terjadi. Permasalahan-permasalahan  ini memang sangatlah sensitif, dan dapat menimbulkan kembali permasalahan baru jika tidak ditangani dengan baik, efektif, dan adil. Diperlukan suatu inovasi yang mumpuni agar permasalahan ini dapat terselesaikan dengan tetap menjunjung tinggi keadilan bagi semua golongan masyarakat dalam pelaksanaannya. Selain peran aparatur Negara, tentunya sangalah diperlukan partisipasi dan kepedulian dari masyarakat itu sendiri. Sehingga pada akhirnya  Kota Bandung dapat menjadi kota terbaik atas ketertiban di semua aspek kehidupan perkotaan di Indonesia.

Ketaatan pada norma hukum, aturan, etika, serta kepatutan budaya dan adat-istiadat perkotaan yang berlaku, oleh seluruh kalangan, baik itu pemerintah kota, masyarakat juga swasta pengusaha, akan menghasilkan sinergi yang baik untuk kemajuan Kota Bandung. Namun, masih banyaknya pelanggaran-pelanggaran yang terjadi tentunya mengindikasikan bahwa tingkat ketaatan baik itu pemerintah, masyarakat maupun swasta masih rendah. Maka dari itu, diperlukan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), sebagai bagian dari pijakan agar pelaksanaan pemerintahan dapat berlangsung secara efektif. Selain itu, perlu adanya pergeseran paradigma bagi aparatur Negara dalam melaksanakan pelayanan publik. Aparatur Negara sudah seharusnya berpedoman pada Serve citizens, not custumers dalam melaksanakan pelayanan publik. Sehingga nantinya Kota Bandung dapat menjadi kota percontohan atas ketaatan pemerintahan kota, masyarakat, dan swasta pengusahanya pada norma hukum, aturan, etika dan kepatutan budaya dan adat-istiadat perkotaan yang berlaku.

Aspek yang tak kalah penting dan harus pula mendapat perhatian lebih adalah aspek keamanan. Keamanan merupakan salah satu aspek yang fundamental dan berhak dimiliki oleh semua masyarakat yang tinggal maupun  pengunjung untuk berbagai keperluannya, selama keperluan tersebut tidak bententangan dan melanggar hukum nilai-nilai yang berlaku. Selain tentunya regulasi dan kebijakan yang mumpuni, diperlukan juga kerjasama dari berbagai pihak, baik itu pemerintah, aparat, hingga masyarakat itu sendiri untuk menciptakan dan menjaga keamanan kota.Di sisi lain, kesejahteraan masyarakat pun tentu perlu untuk ditingkatkan demi meminimalisir kejahatan-kejahatan yang disebabkan oleh keterdesakan ekonomi. Dengan begitu, akan terwujudlah Kota Bandung menjadi kota yang teraman bagi berbagai masyarakat yang tinggal maupun  pengunjung untuk berbagai keperluannya.

[/dfd_accordion]
[dfd_new_share_module enable_linkedin_share=”” enable_pinterest_share=”” main_style=”style-6″]
BACKED BY THE BEST

OUR GREAT SPONSORS

Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.
REACH OUT TO US

CONTACT THE GYM

Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.

Address:

1232 Westley Ave Street
907 WP Theme, Webcreations907
99201-1 887-33

Phone:

1+(999)-323-0202
1+(777)-444-6565 FAX

Hours:

Mon-Fri 5am – 11pm
Sat-Sun 3am – 8am




ARE YOU READY?

GET 907 THEME NOW